Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Seminar Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan SOP Laboratorium Program Studi Fisika pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Program Studi Fisika dan diikuti secara daring melalui Google Meet. Seminar ini menjadi salah satu bagian dari upaya Program Studi Fisika dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran serta penguatan tata kelola laboratorium. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Bapak Muh. Said L., S.Si., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Fisika FST UIN Alauddin Makassar, dan Bapak Prasepvianto Estu Broto, S.Si., M.Si., selaku Kepala Laboratorium Program Studi Fisika FST UIN Alauddin Makassar.
Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis OBE
Pembahasan mengenai Outcome-Based Education (OBE) menjadi bagian penting dalam seminar ini. Kurikulum berbasis OBE menekankan keterkaitan antara proses pembelajaran dengan capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan. Melalui penguatan kurikulum OBE, Program Studi Fisika terus mendorong agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mampu membentuk kompetensi dan capaian pembelajaran mahasiswa sesuai dengan profil lulusan yang ditetapkan. Pembahasan kurikulum juga menjadi momentum bagi Program Studi Fisika untuk memastikan keselarasan antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, asesmen, serta kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Penguatan Tata Kelola dan SOP Laboratorium
Selain kurikulum, seminar juga membahas Standar Operasional Prosedur (SOP) Laboratorium Program Studi Fisika. Laboratorium merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik, penelitian, dan pengembangan keterampilan mahasiswa di bidang fisika. Penyusunan dan penerapan SOP diperlukan untuk memberikan pedoman yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium, sehingga aktivitas praktikum maupun kegiatan lainnya dapat berlangsung secara tertib, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui pembahasan ini, Program Studi Fisika diharapkan dapat terus meningkatkan tata kelola laboratorium sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran yang aman dan kondusif bagi mahasiswa, dosen, serta pengguna laboratorium lainnya.
Melibatkan Sivitas Akademika Program Studi Fisika
Seminar yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WITA ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Fisika. Mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan secara daring melalui platform Google Meet. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai arah pengembangan kurikulum dan pengelolaan laboratorium di lingkungan Program Studi Fisika. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat memahami keterkaitan antara proses pembelajaran yang mereka jalani dengan capaian pembelajaran serta fasilitas laboratorium yang digunakan dalam mendukung proses akademik.
Komitmen Berkelanjutan terhadap Peningkatan Mutu
Pelaksanaan Seminar Kurikulum OBE dan SOP Laboratorium menunjukkan komitmen Program Studi Fisika FST UIN Alauddin Makassar untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan dalam penyelenggaraan pendidikan. Penguatan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran serta tata kelola laboratorium yang sistematis diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu akademik dan mendukung pencapaian kompetensi lulusan Program Studi Fisika. Melalui kegiatan ini, Program Studi Fisika terus mendorong terciptanya proses pendidikan yang terarah, relevan, dan selaras dengan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa serta peningkatan mutu institusi.