Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali mendapatkan kabar membanggakan dari alumninya. Salah satu alumni terbaik Prodi Fisika, Muh Rusdi, S.Si., M.Sc., berhasil meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari Erciyes University, Turki.
Pada studi magisternya, Muh Rusdi mengkaji lapisan tipis (thin film) dan fenomena korosi, dengan fokus utama pada korosi film tipis tembaga. Material tembaga dipilih karena perannya yang sangat luas dalam perangkat mikroelektronika, khususnya pada pengembangan teknologi mikroelektronika wearable sensor berbasis keringat. Dalam penelitian tersebut, film tipis tembaga dilapisi menggunakan Hafnium dioksida (HfO₂). Pelapisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh HfO₂ terhadap laju korosi tembaga, mengingat perangkat wearable sensor berbasis keringat bekerja pada lingkungan yang rentan terhadap proses degradasi dan korosi material. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan ketahanan dan keandalan material pada teknologi sensor mikroelektronika masa depan.
Capaian akademik ini menjadi bukti nyata kualitas lulusan Program Studi Fisika UIN Alauddin Makassar yang mampu bersaing dan berkiprah di tingkat internasional. Keberhasilan Muh Rusdi dalam menyelesaikan studi magister di luar negeri juga mencerminkan semangat keilmuan, ketekunan, serta komitmen tinggi dalam mengembangkan kompetensi akademik di bidang sains.
Segenap civitas akademika Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas diraihnya gelar M.Sc. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Erciyes University dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan, institusi, serta masyarakat luas.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa serta alumni lainnya untuk terus berprestasi, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional maupun internasional.